Jakarta, CNN Indonesia

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan terdapat 13 korban meninggal dunia akibat bencana banjir disertai tanah longsor di Sulawesi Selatan.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan 13 orang yang meninggal dunia berasal dari Kabupaten Luwu, Sidrap, dan Wajo. Ia juga menyebut masih ada satu orang di Luwu yang masih dalam pencarian.

“Untuk yang korban banjir ini masih ada satu korban hilang yang hingga saat ini masih dilakukan upaya pencarian. Jadi di (Kabupaten) Luwu ini ada 11 korban meninggal dunia, delapan akibat longsor, tiga akibat banjir,” kata Muhari dalam konferensi pers secara daring, Senin (6/5) malam.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Kemudian di Kabupaten Sidrap ada satu korban meninggal dunia dan di Wajo itu ada satu korban meninggal.

Tak hanya itu, Muhari mengungkap masih terdapat satu desa yang terisolir di Kabupaten Luwu imbas bencana ini.

Kendati demikian, angka desa terisolir itu sudah berkurang jika dibandingkan angka desa terisolir imbas bencana ini dalam dua hari kemarin.

“Bahwa untuk Kabupaten Luwu daerah yang terisolir saat ini hanya tinggal satu desa,” jelas dia.

Sebelumnya, BNPB melaporkan sebanyak 12 desa Kecamatan Latimojong, Luwu, Sulawesi Selatan masih terisolasi imbas dilanda bencana banjir disertai tanah longsor pada Minggu (5/5) sore.

Kabupaten Luwu menjadi daerah yang mengalami dampak bencana banjir disertai tanah longsor yang paling parah di Sulawesi Selatan berdasarkan laporan Tim Pusdalops BNPB.

Banjir disertai tanah longsor terjadi pada Jumat (3/4) dini hari sekitar 01.17 WITA setelah kabupaten itu diguyur hujan intensitas deras dengan durasi panjang sejak Kamis (2/5).

Selain Kecamatan Latimojong, bencana tersebut juga melanda sebanyak 12 kecamatan lain yakni, Suli, Suli Barat, Ponrang Selatan, Ponrang, Bupon, Larompong, Larompong Selatan, Bajo, Bajo Barat, Kamanre, Belopa dan Kecamatan Belopa Utara.

(mab/isn)

[Gambas:Video CNN]





Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *